KAJAIN PEMANTAUAN FLORA & FAUNA TRENGGULUNAN AGRO VIEW KAWASAN KONSERVASI EKSTERNAL PT PLN NUSANTARA POWER UP REMBANG
| Penulis | : | TIM PROPER |
| ISBN | : | - |
| Penerbit | : | PT PLN NUSANTARA POWER REMBANG |
| Tahun Terbit | : | 2025 |
| Edisi | : | - |
| Jumlah Halaman | : | 109 |
Keanekaragaman hayati (biodiversity) merupakan fondasi penting bagi terciptanya ekosistem yang stabil, produktif, dan berkelanjutan. Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, keanekaragaman hayati memainkan peran sentral dalam penyediaan layanan ekosistem (ecosystem services), termasuk regulasi iklim, siklus air, kesuburan tanah, serta penyediaan pangan, obat-obatan, dan bahan baku lainnya. Oleh karena itu, konservasi dan pengelolaan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan menjadi prioritas strategis dalam perencanaan wilayah, khususnya di daerah yang masih memiliki potensi sumber daya alam yang tinggi namun rentan terhadap degradasi. PT PLN Nusantara Power UP Rembang merupakan salah satu unit bisnis pembangkit anak perusahaan
PT PLN dengan jenis Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), yang menjalankan usaha komersial pada bidang pembangkitan tenaga listrik. Sebagai unit bisnis, PT PLN Nusantara Power UP Rembang juga memiliki komitmen terhadap peningkatan kinerja dan pengelolaan lingkungan hidup dalam bentuk program tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan (TJSL). Salah satu kawasan yang dikelola dalam program TJSL yaitu Kawasan Trenggulunan Agro View Sebagai Taman Keanekaragaman Hayati (kehati) dengan memanfaatkan ruang terbuka hijau (RTH) sebagai
edukasi pertanian buah naga yang menjadi ikon desa tersebut.
Desa Trenggulunan, yang terletak di wilayah administratif Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah, merupakan kawasan dengan lanskap ekologi yang unik, berada dalam zona karst Pegunungan Kendeng Utara. Ekosistem karst dikenal memiliki keragaman hayati spesifik dan rentan, dengan tingkat endemisitas yang Gambar 4. Jingjing Batu (Hemipus hirundinaceus) tinggi serta sistem hidrologi bawah tanah yang kompleks. Potensi keanekaragaman hayati di wilayah ini mencakup berbagai jenis flora endemik batu kapur, serta fauna seperti burung, serangga, reptil, dan mamalia kecil yang memiliki peran ekologis penting.
Download